Journal-Reportase

investigasi data tayangkan berita

Kematian
Opini

Kematian Yang Terasa Semakin Mendekat dan Akrab

Jacob Ereste :

Hingga usianya memasuki babak bonus, dia merasa kematian sudah berulang kali mendekati dirinya. Karena itu, sejak usianya memasuki babak bonus, setiap kali bangun dari tidurnya yang terasa begitu pulas dan nikmat, dia selalu berdo’a syukur kepada Tuhan, bukan lagi karena tidurnya yang nikmat dan pulas, tapi karena dia merasa masih diberi unut yang panjang.

Terkadang, dia merasa takjub, menerima berkah mendapat umur yang panjang dan hidup dalam bilangan yang cukup, karena memang tak pernah lebih dari sekedar untuk hidup sehat dengan fasilitas yang serba terbatas.

Atas dasar itu pula, dia merasa perlu untuk terus bersyukur, meski sebagian kawan dan saudara dekatnya melihat hidupnya berada jauh di bawah standar. Sehingga terkesan terlalu sederhana, seperti kehidupan kaum sufi yang tak hirau dengan kemewahan.

Sejumlah kawannya pun banyak yang menduga, lantaran kesederhsnaan dari pola pilihan hidupnya itu, kemiskinan yang menggeluti dirinya seperti bukan sesuatu yang menjadi beban dalam hidup dan kehidupannya.

Meski begitu, toh dia tampak sangat menikmati dan enjoy menjalani hidup dalam keseharian seperti tiada beban. Semua tampak nikmat dan nyaman dilakoninya dengan tampilan yang seadanya. Walau tak jarang godaan datang menghampiri dirinya yang menghadapi semua rayuan duniawi itu dengan temperamen yang tetap dingin dan sejuk, nyaris tiada kesan terganggu atau semacam reaksi untuk menerimanya dalam kebimbangan atau keraguan. Dari sikap dirinya yang dingin dan tenang inilah, banyak orang meyskini bila dia penganut salah satu tarekat dari sufisme yang agak aneh dan langka. Sebab nuansa religius dan spiritual nyaris tak ada memberi pertanda yang melekat dalam dirinya.

Dari pembicaraan dan penampilannya jiustru lebih meyakinkan kalau dirinya adalah seorang aktivis pergerakan yang sangat bergairah ketika berbicara masalah politik dan ketatanegaraan. Padahal, latar belakang pendidikan formalnya adalah teknik konstruksi yang pernah suntuk mempelajari bilangan-bilangan yang pasti untuk mendapatkan perhitungan yang presisi, karena tidak bisa dilakukan dengan hitungan yang spikulasi dan untung-untungan sifatnya.

Karena itu, dalam usia yang dia sebut sebagai babak bonus, maka kesiapan untuk menerima malaikat pencabut nyawa sudah dia sadari sangat begitu dekat. Itulah sebabnya, setiap kali terbangun dari tidurnya yang selalu dia rasakan begitu nikmat, ia merasa selalu terkaget dan takjub menyaksikan dirinya.masih hidup dan melahap apa saja yang ada di meja makan. Karena yang penting pamganan itu tidak keras. Sebab semua giginya sudah pensiun sejak 5 tahun silam.

Tapi dari pengalaman spiritual yang cukup unik dan spesial ini, dia semakin percaya bahwa ketentuan Tuhan itu lebih pasti dari apa yang bisa diduga oleh manusia. Dan kematian itu sendiri adalah ketentuan dari Tuhan yang tidak tetbantah. Kecuali bagi manusia yang ingkar pada fitrahnya.

Banten, 6 April 2026

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *